Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Bagi umat muslim, puasa di bulan suci Ramadhan adalah kewajiban dan manfaatnya bagi duniawi tidak terlalu dipikirkan. Namun begitu, ternyata ada banyak dokter dan ahli yang meneliti mengenai puasa selama sebulan ini terhadap dampaknya bagi kesehatan tubuh. Ada banyak sekali manfaat puasa untuk kesehatan yang ternyata tidak pernah diduga sebelumnya. Untuk itu, dalam pembahasan kali ini Anda akan diajak untuk menyelami betapa besarnya manfaat dari shaum bagi tubuh manusia.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Manfaat Puasa untuk Kesehatan

  1. Kecanduan

Puasa diteliti dapat mengobati kecanduan, mulai dari alkohol, kokain, nikotin hingga kafein. Bahkan dalam penelitian dan pengalaman banyak orang, puasa dapat secara berangsur-angsur memberhentikan seseorang dari merokok dan mengonsumsi minuman keras.

  1. Penyakit kardiovaskular

Sebagian besar kasus penyakit kardiovaskular ternyata juga responsif terhadap perawatan konservatif. Dalam 154 kasus, 151 atau 98 persen diantaranyanya mengalami penurunan tekanan darah tinggi (hipertensi) hingga dapat mempertahankannya dalam batas normal setelah konsisten berpuasa. Dalam penelitian ini, para pasien tidak menggunakan obat-obatan, sehingga dapat dipastikan murni akibat puasa.

  1. Gangguan gastrointestinal

Manfaat puasa untuk kesehatan lainnya yang tidak kalah luar biasa adalah sebagai obat alami untuk masalah sistem pencernaan, seperti gastritis, esofagitis, kolitis, konstipasi, kembung serta gejala kandidiasis. Hal ini didapat dari hasil penelitian serta pengalaman banyak pasien, terutama pasien pengidap kolitis berat (radang usus besar), yang mana awalnya hanya diberi obat-obatan. Setelah tidak dapat terbendung, dokter menyarankan untuk melakukan operasi. Namun pasien tidak melakukannya dan berhenti mengonsumsi obat-obatan serta mulai berpuasa. Hasil yang didapat cukup mencengangkan, dimana pada hari ke-10 darah dan lendir berhenti dan setelah 3 bulan pasien tersebut benar-benar bebas dari pendarahan.

  1. Diabetes

Banyak sekali kondisi degeneratis kronis yang mana merespon baik keadaan tubuh ketika berpuasa dan tidak terkecuali penyakit diabetes. Menurut pengalaman banyak dokter, penggunaan insulin serta obat-obatan lain oleh pasien pengidap diabetes dapat ditekan dengan cara puasa serta diet dan gaya hidup yang baik. Ketika program puasa dilakukan oleh pasien diabetes, maka pasien tersebut sedang berusaha untuk mempertahankan kadar gula darah tetap normal tanpa menggunakan obat.

  1. Waktu istirahat

Menurut studi kasus oleh seorang dokter bernama Frank Sabatino, DC, Ph.D, puasa merupakan proses istirahat fisiologi bagi tubuh bagian dalam. Dengan berpuasa tubuh dapat membangun kembali kekuatan serta fungsinya seperti sediakala, yang mana sebelumnya terganggu akibat disipasi energi, seperti jadwal harian yang sibuk serta kebiasaan hidup buruk.

  1. Pola hidup

Menurut pengalaman Ralph C. Cinque, D, dalam ilmu kedokterannya, puasa memiliki andil baik untuk mengubah pola hidup buruk menjadi baik. Puasa dapat membuat Kita berhenti sejenak, merenungkan serta memutuskan apa yang sebenarnya harus Kita lakukan dalam menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, puasa juga secara tidak langsung menekan diri Kita untuk dapat menjaga pola makan, termasuk waktu, porsi serta jenis konsumsinya.

  1. Tumor fibroid rahim

Manfaat puasa untuk kesehatan terakhir pada pembahasan kali ini adalah untuk mengatasi tumor fibroid rahim. Semua dokter tahu bahwa puasa sering direkomendasikan bagi Mereka para pasien yang ingin berobat atau operasi. Selain itu, dalam studi kasus lainnya, puasa juga merespon positif terhadap Mereka yang mengalami histerektomi, kista ovarium dan displasia serviks.

Manfaat Puasa untuk Kesehatan | RGJ Corp | 4.5

Leave a Reply